Alek Patang Balimau Kasai, Tradisi Leluhur yang Tetap Diminati Generasi Muda


 








LIMAPULUH KOTA — Masyarakat Nagari Tanjuang Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, menggelar Alek Patang Balimau Kasai, Senin (16/2/2026), sebagai tradisi tahunan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Nagari Tanjuang Balik bersama Karang Taruna Muda Karya tersebut dimeriahkan dengan berbagai perlombaan rakyat dan hiburan tradisional, di antaranya panjat pinang, lomba anak-anak, tarik tambang, serta lomba pacu sampan.

Salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat adalah lomba pacu sampan dan tarik tambang yang digelar di sepanjang aliran Sungai Batang Mahat. Selain menghadirkan suasana kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi ajang menikmati keindahan panorama alam di sepanjang tepian sungai.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Meski sempat diguyur hujan, kegiatan tetap berlangsung hingga selesai dengan partisipasi aktif warga dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Balimau Kasai merupakan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh para leluhur sebagai simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat nagari.

Penghulu Suku Domo, Muhammad Darul Dt. Muko, menyatakan tradisi tersebut masih diminati generasi muda. Ia mencatat kehadiran anak-anak muda nagari cukup tinggi selama kegiatan berlangsung.

“Antusiasme generasi muda menunjukkan tradisi adat masih hidup dan diterima,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimca, pemerintah nagari, tokoh adat, serta tokoh masyarakat setempat. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

(Editor:Arul domo)




Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال