Bupati Safni Sikumbang Dorong Kolaborasi dengan LEMTARI untuk Kemajuan Adat dan Budaya

 

Syafni sikumbang bupati limapuluh kota(berdiri di tenggah yang memakai baju putih) bersama dengan anggota lemtari

Lima Puluh Kota — Hubungan antara Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LEMTARI terus menunjukkan penguatan. Hal ini terlihat dari pertemuan yang kembali digelar antara kedua pihak sebagai upaya mempererat kerja sama dalam mendukung pembangunan daerah yang selaras dengan nilai adat dan budaya.

Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menyambut baik kehadiran LEMTARI yang dinilai memiliki peran dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai adat di tengah masyarakat. Ia berharap, kolaborasi yang terjalin dapat memberikan manfaat bagi kemajuan daerah.

“Semoga berbagai program yang direncanakan ke depan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi Lima Puluh Kota, khususnya dalam penguatan adat dan budaya,” ujarnya.

Sementara itu, jajaran pengurus DPD LEMTARI menyampaikan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya menjaga nilai-nilai adat serta memperhatikan kepentingan masyarakat hukum adat.

Ketua DPD LEMTARI, Dt. Bosa Nan Panjang, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai adat Minangkabau. Ia menegaskan bahwa LEMTARI akan terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sosial dan budaya masyarakat.

Sekretaris LEMTARI, Muhammad Ridha Ilahi, menambahkan bahwa aspirasi masyarakat adat perlu menjadi perhatian bersama dalam proses pembangunan.

“LEMTARI hadir sebagai wadah untuk menampung berbagai aspirasi masyarakat adat agar dapat menjadi pertimbangan dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Tokoh adat lainnya, Dt. Simarajo, turut menyampaikan bahwa dialog dan komunikasi menjadi hal penting dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan masyarakat adat. Ia mendorong agar hubungan antara pemerintah dan pemangku adat terus terjaga dengan baik.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota diharapkan tetap memperhatikan nilai budaya dan kearifan lokal.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

0 Komentar