Lubuklinggau – Sebanyak 117 kepala satuan pendidikan TK, PAUD, dan PKBM se-Kota Lubuk Linggau menghadiri rapat pembinaan perdana yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Lubuk Linggau pada Kamis, 15 Januari 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan melalui kerja sama Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Lubuk Linggau.
Rapat pembinaan berlangsung di Aula TK Xaverius Lubuk Linggau dan berjalan dengan khidmat. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuk Linggau Achmad Asril, S.T., M.Si yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Supriadi, S.Pd., M.Pd.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Disdikbud Lubuk Linggau Fathur Rahman, M.Pd, pengawas pembina, analis kurikulum, serta Kasi Sarana dan Prasarana.
Rapat pembinaan ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi program serta mempererat silaturahmi antara pejabat baru Dinas Pendidikan Kota Lubuk Linggau dengan para kepala sekolah TK, PAUD, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Ketua IGTKI Kota Lubuk Linggau, Elviana Indrawati, M.TPd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut berlangsung sukses dan diikuti oleh seluruh perwakilan kepala satuan pendidikan.
“Hari ini kita melaksanakan rapat pembinaan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan kepada seluruh kepala sekolah TK, PAUD, dan PKBM se-Kota Lubuk Linggau dengan jumlah sekitar 117 orang,” ujarnya.
Evi, sapaan akrab Elviana Indrawati, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang perkenalan sekaligus silaturahmi dengan pejabat baru di lingkungan Dinas Pendidikan.
“Alhamdulillah tadi dihadiri oleh Bapak Supriadi selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Lubuk Linggau. Sekaligus juga perkenalan dengan Kasi Sarana dan Prasarana PAUD,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Supriadi menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini, termasuk penguatan tata kelola pendidikan.
Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai tata kelola serta mekanisme penyusunan dan pelaksanaan Dana Operasional Pendidikan (DOP).
“Beliau juga menyampaikan agar proses pembelajaran anak usia dini yang berkualitas dapat mulai diterapkan sejak Januari ini,” tambah Evi.
Tidak hanya itu, dalam rapat pembinaan tersebut juga dibahas perbaikan sistem pelaporan rencana kerja terkait pengelolaan DOP agar lebih tertib dan efektif.
“Untuk sistem pelaporan rencana kerja yang berkaitan dengan DOP nantinya juga akan diperbaiki ke depannya,” ungkapnya.
Sebagai Kepala TK Negeri Pembina 2 sekaligus Ketua IGTKI Lubuk Linggau, Evi mengaku sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, rapat pembinaan ini menjadi wadah bagi para kepala sekolah untuk berdialog langsung dengan pejabat dinas pendidikan, sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertatap muka langsung, bersilaturahmi, serta menyampaikan pertanyaan atau masukan kepada Sekretaris Dinas,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga komunikasi antara satuan pendidikan dengan dinas terkait semakin baik.
“Melalui kegiatan seperti ini kita bisa menyampaikan berbagai hal secara langsung kepada pihak dinas,” pungkasnya.

0 Komentar