Komitmen Bangun Pelosok, Pemkab Musi Rawas Rampungkan 15 Proyek Jalan dan Jembatan

Musi Rawas — Setahun kepemimpinan Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud bersama Wakil Bupati H. Suprayitno menunjukkan geliat positif pembangunan infrastruktur di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Sepanjang Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) berhasil merampungkan pembangunan dan peningkatan 15 ruas jalan dan jembatan.

‎Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam mewujudkan visi Musi Rawas Mantabkan (Maju, Mandiri, Bermartabat, dan Berkelanjutan), dengan menghadirkan akses jalan dan jembatan yang layak hingga ke pelosok daerah.

‎Berbagai pembangunan yang telah diselesaikan kini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di sejumlah kecamatan. Pemantapan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas utama kepala daerah, mengingat keberadaannya sebagai urat nadi pembangunan wilayah.

‎Infrastruktur yang memadai diyakini mampu memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya logistik, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta membuka akses pendidikan dan layanan kesehatan secara lebih merata.

‎Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Musi Rawas, Alawiyah, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur yang diselesaikan pada Tahun 2025 merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

‎“Pembangunan ini adalah komitmen Pemkab Musi Rawas melalui Dinas PU Bina Marga untuk menghadirkan infrastruktur jalan dan jembatan yang merata dan berkelanjutan. Infrastruktur yang baik menjadi fondasi penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan tidak semata dipandang sebagai proyek fisik, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

‎“Kami meyakini jalan dan jembatan bukan hanya hamparan aspal dan bentangan beton, tetapi penghubung harapan dan jembatan masa depan bagi generasi kini dan mendatang,” jelasnya.

‎Menurutnya, seluruh proses pembangunan dirancang secara terencana, terukur, berorientasi pada keberlanjutan, serta memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan. Dengan infrastruktur yang semakin mantap, mobilitas masyarakat kian lancar dan aktivitas ekonomi tumbuh signifikan.

‎“Kami akan terus memastikan pembangunan berjalan dengan kualitas terbaik, selaras demi terwujudnya Musi Rawas yang maju, mandiri, bermartabat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

‎Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Bina Marga Kabupaten Musi Rawas, Firman Fermadi, menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.

‎“Bagi kepala daerah, jalan dan jembatan bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan investasi jangka panjang untuk membuka akses, menggerakkan ekonomi, dan menciptakan pemerataan pembangunan,” katanya.

‎Firman juga mengungkapkan bahwa tingkat kemantapan jalan Kabupaten Musi Rawas pada Tahun 2025 mencapai 67,13 persen, meningkat signifikan dibandingkan Tahun 2024 yang berada di angka 54,04 persen. Dari total panjang jalan kewenangan kabupaten sepanjang 1.406,62 kilometer yang tersebar di 170 ruas jalan, capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan program prioritas kepala daerah.

‎Prestasi ini turut mengantarkan Kabupaten Musi Rawas meraih Juara II Kategori Pemerintah Kabupaten dalam Lomba Penilaian Kinerja Bidang Kebinamargaan Penyelenggaraan Jalan Tahun 2024 tingkat nasional dari 416 kabupaten se-Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri PUPR, Diana Kusumastuti.

‎“Penghargaan ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur di Musi Rawas berjalan terencana, terukur, dan berdampak. Hadiah sebesar Rp30 miliar dari Kementerian PUPR kami manfaatkan untuk peningkatan Jalan Simpang Gegas–Sugih Waras sepanjang 6,4 kilometer,” terang Firman.

‎Adapun 15 kegiatan prioritas pembangunan jalan dan jembatan yang telah diselesaikan meliputi peningkatan Jalan Simpang Gegas–Sugih Waras, Jalan Mambang (Pecah Kuali)–Beliti Jaya, Jalan Sadar Karya–G2 Dwijaya, Jalan Lubuk Ngin–Sukadana, Jalan Sukamana–SP.2 Karya Mulya, Jalan Lubuk Besar–Jayaloka–Sungai Bunut, Jalan SP. Pangkalan Tarum–Pangkalan Tarum, Jalan SP. Dangku–Pagar Ayu–Lubuk Sari, Jalan Lubuk Tua–Tugu Sempurna (eks TMMD), Jalan Prabumulih I–Translok Pauh (batas Muratara), Jalan Megang Sakti I–Megang Sakti III, Jalan Sadar Karya–Leban Jaya, Jalan SP.9 Bangun Jaya–SP.3 Trimukti (batas Lahat), Jalan SP. Kerambil–Mandi Aur, serta pembangunan Jembatan Air Megang Desa Trisakti.

‎Dengan selesainya proyek-proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas optimistis pembangunan infrastruktur akan terus menjadi penggerak utama dalam mewujudkan Musi Rawas yang maju, mandiri, bermartabat, dan berkelanjutan

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال