KAMPAR, 24 Februari 2026 – Menyusul pemberitaan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan XIII Koto Kampar, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) XIII Koto Kampar-Batu Bersurat akhirnya memberikan klarifikasi resmi.
Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Selasa (24/2/2026), SPPG DapurXIII Koto Kampar-Batu Bersurat menegaskan bahwa menu yang dipersoalkan bukanlah daging ikan patin, melainkan keripik yang berasal dari kulit ikan patin yang telah diolah secara higienis dan memenuhi standar keamanan pangan.
Menurut pihak SPPG, pemanfaatan kulit ikan patin memiliki pertimbangan nilai gizi karena mengandung protein hewani, omega, serta mineral seperti kalsium dan fosfor yang baik bagi tumbuh kembang anak.
SPPG juga menyampaikan bahwa menu tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Badan Gizi Nasional agar dapur MBG memanfaatkan potensi produk UMKM lokal. Kecamatan XIII Koto Kampar, khususnya wilayah Pulau Gadang, dikenal sebagai sentra pengolahan patin sehingga inovasi menu kering berbasis produk lokal dinilai sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, pihak SPPG menyebut telah melakukan kunjungan langsung ke sekolah dan bertemu dengan kepala sekolah SDN 017 Tanjung Alai. Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, disebutkan tidak terdapat permasalahan terhadap menu yang diberikan dan pihak sekolah tidak pernah menyatakan menu tersebut tidak layak.
Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Kampar juga disebut telah melakukan peninjauan langsung ke dapur serta memastikan bahwa menu yang didistribusikan sesuai ketentuan.
Terkait Dugaan Buah Pir Busuk
Dalam klarifikasinya, SPPG Dapur SPPG XIII Koto Kampar-Batu Bersurat juga menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan buah pir busuk yang beredar di wilayah Batu Bersurat bukan berasal dari dapur mereka. Saat ini, disebutkan terdapat dua SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut.
Menurut keterangan yang disampaikan, menu yang dipersoalkan terkait buah pir bukan diproduksi maupun didistribusikan oleh Dapur SPPG XIII Koto Kampar-Batu Bersurat , melainkan oleh SPPG Batu Bersurat 2.
Pihak SPPG Dapur SPPG XIII Koto Kampar-Batu Bersurat meminta agar konfirmasi terkait temuan tersebut dapat disampaikan langsung kepada dapur yang bersangkutan guna menghindari kesalahpahaman informasi.
SPPG menegaskan tetap berkomitmen menyusun dan menyediakan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan serta melakukan evaluasi berkala demi peningkatan kualitas layanan kepada para penerima manfaat.
{(Wartawan:elfi Fikri/ucok &aruldomo)}
Sumber: Dapur SPPG XIII Koto Kampar-Batu Bersurat
