Resmi! Kantor Disdikbud Lima Puluh Kota Dibuka, Fokus Pendidikan dan Karakter

 


Lima Puluh Kota — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota secara resmi meresmikan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Selasa (7/4/2026). Peresmian ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta memperkuat tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, kepala daerah menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam mendorong kemajuan daerah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Keberadaan kantor yang representatif ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara optimal, efektif, dan efisien,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sesuai amanat peraturan perundang-undangan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin terselenggaranya layanan pendidikan yang bermutu, merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyoroti program unggulan di bidang pendidikan, yakni Sakato Mengaji yang kini berkembang menjadi Sakato Berjaya. Program ini berfokus pada pembentukan karakter peserta didik melalui pendekatan keagamaan dan budaya, dengan tujuan mencetak generasi yang berakhlak mulia serta memiliki mental juara.

Pemerintah mengajak seluruh elemen, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mengawal dan menyukseskan program tersebut agar dapat berjalan optimal di seluruh satuan pendidikan di wilayah Lima Puluh Kota.

Selain itu, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan terus meningkatkan kinerja, integritas, serta disiplin dalam menjalankan tugas. Inovasi dalam pengelolaan pendidikan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi, dinilai menjadi faktor penting dalam menjawab tantangan perkembangan zaman.

“Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam memajukan pendidikan di daerah ini,” tambahnya.

Acara peresmian ditutup dengan penyampaian pantun yang mencerminkan semangat kebersamaan dalam memajukan dunia pendidikan.

0 Komentar