BAZNAS Lima Puluh Kota Tegaskan Bantuan Bayi Madinah Sudah Cair, Isu “Dipending” Dipertanyakan

 


LIMA PULUH KOTA, SUMATERA BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan bahwa bantuan untuk keluarga bayi Madinah telah disalurkan, sekaligus membantah informasi yang menyebut pengajuan bantuan sempat “dipending hingga tahun depan”, Senin (22 Juni 2026).

Bayi Madinah, yang baru berusia tujuh bulan, diketahui tengah menjalani perawatan intensif akibat penyakit jantung bocor dan dugaan leukemia akut.

Ketua BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Yulius, M.Ag., Ph.D menegaskan bahwa bantuan telah diberikan sesuai prosedur yang berlaku.

“Madinah sudah dibantu BAZNAS Lima Puluh Kota. Bantuan sudah disalurkan sesuai mekanisme dan kemampuan anggaran yang tersedia,” tegasnya.

Berdasarkan data dan bukti kuitansi, keluarga Madinah telah menerima bantuan sebesar Rp2 juta pada Februari 2026 melalui program bantuan kesehatan yang dikelola oleh BAZNAS.

Ia menjelaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan sistem antrean, mengingat banyaknya masyarakat lain yang juga mengajukan bantuan serupa.

Pihak BAZNAS menyebut informasi yang beredar sebelumnya tidak menggambarkan kondisi sebenarnya secara utuh, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Sementara itu, untuk bantuan lanjutan, pihak BAZNAS menyatakan masih menunggu proses sesuai mekanisme dan ketersediaan anggaran.

“Untuk bantuan berikutnya tetap diproses sesuai urutan dan kemampuan anggaran. Saat ini banyak warga lain yang juga menunggu bantuan,” ujarnya.

BAZNAS juga menyampaikan rasa prihatin atas kondisi Madinah dan berharap adanya dukungan dari berbagai pihak untuk membantu proses pengobatan.

Catatan Redaksi

Redaksi membuka ruang hak jawab, hak koreksi, dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait dalam pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), guna menjaga prinsip keberimbangan, kehati-hatian, dan akurasi informasi.(Arulsilampari)

0 Komentar