Salah seorang Ninik Mamak Ungkap Dugaan Kelangkaan Air Bersih di Tanjung Balik Capai 30 Persen, PAMSIMAS Diharapkan Jadi Solusi"


 Lima Puluh Kota – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Tahun 2026 resmi disosialisasikan di Aula Kantor Wali Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Nagari Andi Altoni, Ketua Bamus Riri Mardi, Ninik Mamak, tokoh masyarakat, serta dipandu oleh Sekretaris Nagari Rino sebagai moderator.


Materi sosialisasi disampaikan oleh Pendamping PAMSIMAS Kabupaten Lima Puluh Kota, Anton, yang menjelaskan tujuan program, mekanisme pelaksanaan, hingga pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sarana air minum dan sanitasi.

Dalam sesi tanya jawab, Ediwarman Malin Batuah menyampaikan dukungannya terhadap Program PAMSIMAS. Menurutnya, air merupakan urat nadi kehidupan masyarakat sehingga program tersebut sangat dinantikan warga.


"Kami sangat mendukung Program PAMSIMAS ini. Air adalah sumber kehidupan. Tanpa air, aktivitas masyarakat akan terganggu. Sosialisasi ini menjadi jembatan agar masyarakat memahami pentingnya program ini," ujarnya.

Ediwarman juga menyampaikan bahwa berdasarkan kondisi yang ia amati di lapangan, diduga sekitar 30 persen wilayah Nagari Tanjung Balik masih mengalami keterbatasan sumber air bersih. Ia berharap tentang hal tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah untuk dilakukan pemetaan dan penanganan lebih lanjut melalui Program PAMSIMAS.

Menanggapi hal tersebut, Pendamping PAMSIMAS Kabupaten Lima Puluh Kota, Anton, menegaskan bahwa optimalisasi Program PAMSIMAS tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana, tetapi juga pada pengelolaan dan keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Dan tim redaksi masih memberikan hak jawab kepada semua belah pihak(tim)

0 Komentar